Archive October 2018

Madrid Dibantai Barcelona, Casemiro: Ini Mala petaka

Real Madrid kalah memalukan melalui Barcelona pada jornada ke-10 La Liga 2018/19, hari Minggu (28/10) dini hari WIB dalam laga bertajuk El Clasico. Bertandang menuju Camp Nou, Los Blancos bertekuk lutut dengan score telak 5-1. Penampilan Madrid kalah level pada semua aspek.

El Clasico itu memang merupakan pertandingan terkrusial untuk Madrid. Apabila unggul, Los Blancos dapat menghentikan laju negatif kampanye musim ini, terlepas dari krisis serta balik lagi berlaga bersama keyakinan diri tinggi.

Tapi yang terwujud malah sebaliknya, Madrid menerima kekalahan dengan score telak. Barca berlaga setingkat lebih bagus walau tidak dibela Lionel Messi yang masuk ruang perawatan.

Pemain berposisi gelandang Madrid, Casemiro juga mengaku kampanye musim ini berjalan bak mala petaka untuk Madrid.

Casemiro menolak berdalih, ia mengaku kampanye musim ini Madrid tidak bertanding sebagus mungkin. Ia malahan mengatakan hasil negatif melawan Barca ini menjadi rangkuman mala petaka yang berlangsung di Madrid semenjak awal kampanye musim ini.

“Catatan yang team saya beri di diri kami sendiri hari ini mirip dengan yang kami alami selama kampanye musim ini, kami tak tampil dengan bagus. Kami tidak dapat menyalahkan manajer sebab pemainlah yang ada di rumput hijau,” cetus Casemiro pada website resmi Real Madrid.

“Hasil 5-1 itu cukup banyak merangkum kampanye musim team saya sejauh ini, kampanye musim ini menjadi mala petaka sebab kami semua tampil jelek.”

Selain itu, Casemiro mengaku terdapat beberapa aspek yang mencetak Madrid kewalahan, bukan cuma tentang strategi ataupun tingkah laku. Semuanya salah, tapi bagaimanapun Casemiro menolak menyalahkan manajer seorang.

“Ini bukanlah soal tingkah laku ataupun strategi, itu karena segala sesuatunya. Kami pesepakbola seharusnya berlari setingkat lebih banyak lagi, kerja setingkat lebih keras sedang, dan berdiri serta bisa diandalkan.”

“Kami cuma tak memberi penampilan paling baik dan kami mesti bekerja keras buat berkembang karena hal itulah yang diajukan tim dari kami,” tambahnya.

Moura Tak Setuju Diklaim Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan Tottenham

Pemain sayap Tottenham Hotspur, Lucas Moura, menolak pendapat jika transfernya dari Paris Saint-Germain tidak memberikan nasib karier yang setingkat lebih bagus.

Lucas Moura mengakui bahwa ia perlu waktu beradaptasi usai pindah ke Tottenham Hotspur di bursa transfer pemain pada Januari 2018.

Tapi, Lucas Moura dianggap cuma hengkang posisi sebab meninggalkan Paris Saint-Germain tidak merubah gelarnya menjadi penghangat kursi pemain pengganti.

Dia juga berdalih jika Tottenham Hotspur merupakan posisi anyar yang perlu beradaptasi melalui banyak aspek.

“Lima bulan pertama merupakan kejadian aku adaptasi bersama kehidupan anyar, kompetisi anyar, juru tak-tik anyar, negeri anyar, serta tim anyar, ” kata Moura kepada London Evening Standard.

Sekarang usai sekitar sembilan bulan jadi salah satu bagian dari tim Spurs, sayap ofensif dari Brasil mengaku sudah menyadari, kultur serta bagaimana sebenarnya berlaga sesuai cara Tottenham.

“Sekarang aku sudah melakoni pra-musim bersama kesebelasan serta menyadari apakah yang diinginkan juru tak-tik pada aku. Pada sini sangat dinamis, intensitasnya juga lumayan tinggi, ” terang bintang berumur 26 tahun itu.

“Saya harap aku tak jauh dari bentuk performa paling baik. Aku berlaga baik, namun dapat setingkat lebih bagus, ” jelasnya yakin.

Ini Penyebab Mitra Kukar Dikalahkan Bali United

Mitra Kukar tidak berhasil memetik poin kala bentrok dengan Bali United di minggu ke-25 Liga satu 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (15/10/2018).

Pasukan Rahmad Darmawan ini mesti menanggung hasil negatif dengan score tipis 0-1 dari tuan rumah.

Memberikan tanggapan jalannya pertandingan, manajer yang karib dipanggil RD ini menyatakan tidak ada yang salah dari skema bertanding para pemainnya.

Adapun 1 goal yang dibukukan Serdadu Tridatu tercipta melalui bola mati.

“Anak-anak berlaga lumayan disiplin serta team saya cuma kebobolan melalui set piece. Ini sebenarnya bukanlah blunder, ini clear. Namun sudahlah, itu sepakbola, ” tutur RD.

Dia berterima kasih pada anak-anak asuhnya yang sudah menunjukkan kualitas paling baik serta mengerjakan strategi bersama benar.

Sejak pertama, RD mengantisipasi agresivitas performa Bali United yang nyaris stabil ditampilkan selama pertandingan.

“Jalannya laga lumayan mengesankan. Sejak awal team saya sesungguhnya mengantisipasi Bali United yang main agresif. Team saya pakai skema lain yakni 3 centre back. Ini yang anda antisipasi, ” tutur RD.

Bersama skema ini, RD mengandalkan serangan balik guna menyarangkan goal.

Sayang, di titik tersebut sentuhan akhir tidak berlangsung mulus.

Menaruh 3 centre back pun membuat suplai bola menuju sektor serang jadi tersendat.

“Kami sesungguhnya mengandalkan serangan balik. Team saya berhasil block defense rival. Namun begitu muncul kesempatan terburu-buru dalam memutuskan. Saat bola di oper, salah ataupun timing-nya tidak begitu ideal, ” katanya.

“Tapi itu kemajuan yang lumayan bagus yang ditampilkan anak kecil. Tinggal mengoptimalkan performa team saya saja, ” imbuh RD.

Bintang Mitra Kukar, Saepuloh Maulana, mengaku banyak kesempatan yang diraih kesebelasannya tak dapat dioptimalkan dengan bagus.

“Kami tidak begitu beruntung. Ada banyak kesempatan yang tak dapat dioptimalkan jadi goal. Ke depan itu perlu dibenahi, ” jelasnya.

Liburan Sederhana Gerrard Pique Bersama Keluarga

Pemain bertahan milik Barcelona, Gerrard Pique menikmati masa liburannya pada jeda pertandingan bersama dengan keluarga kecilnya.

Tidak muluk-muluk harus pergi sampai menuju luar negeri, Pique menghabiskan waktu bersama ke-2 buah anaknya dengan cara yang sangat6 sederhana. Tandem Shakira ini mengajak sang anak bergulat di lumpur.

Ada pada satu tanah lapang, Gerrard Pique nampak menggulingkan sang anak pada lumpur sampai semua bajunya terlihat kotor. Sukses menggulingkan 1 buah anaknya, Pique memburu putranya lain lalu berbuat hal yang serupa. Mereka nampaknya sangat menikmati hgal itu.

Walau berkesudahan dengan baju yang sangat kotor lantaran lumpur, Pique serta ke 2 putranya terlihat menikmati itu. Sehabis bermain di lumpur bareng sang buah hati, 11 hari nanti Pique seharusnya bermain bareng Barcelona pada pertandingan lanjutan La Liga Spanyol melawan Sevilla.

Barcelona bakal melawan tamunya, Sevilla di Camp Nou 21 Oktober 2018 nanti.

Ross Barkley Merasa Layak Kembali Perkuat Timnas Inggris

Pemain tengah Chelsea, Ross Barkley, berpikir sudah layak buat balik lagi memperoleh panggilan untukmembela tim nasional Inggris walau cuma 2 kali berlaga menjadi starter pada Liga Inggris.

Sepanjang itu, manajer Chelsea, setingkat lebih banyak memilih menurunkan Mateo Kovacic di Liga Premier Inggris.

Tapi, Barkley sukses bermain mengesankan dalam laga perdana Liga Europa dengan menyumbangkan umpan kala menghajar PAOK serta dapat bermain maksimal saat sukses menendang Liverpool dari Piala Liga Inggris.

Juru tak-tik The Three Lions bakal cepat memberitahukan tim yang bakal dibawanya buat melawan laga kontra finalis Piala Dunia 2018, Kroasia serta Spanyol.

Tepatnya beberapa jam sebelum Chelsea menjalani laga kontra wakil Hungaria, Videoton di Stamford Bridge, Kamis (4/10) waktu setempat.

Laga Inggris vs Kroasia bakal berlansung pada (12/10), sementara pertandingan melawan Spanyol berlangsung 3 hari selanjutnya.

“Saya memiliki peran vital kala berlaga, ” tutur Barkley kepada Sky Sports.

“Performa aku kini memperlihatkan jika aku layak ada di tim Inggris, ” tutur gelandang berumur 24 tahun itu.