5 Calon Penerus Karim Benzema di Real Madrid

Posted on

Real Madrid memperoleh hasil yang keren di panggung La Liga turnamen ini meski usai kehilangan Cristiano Ronaldo. Mereka sanggup memperoleh dua kemenangan back to back melawan Getafe lalu Girona.

Tetapi, Tetaplah ada cukup kekhawatiran di sektor ujung tombak. Marco Asensio ditugaskan buat jadi suksesor Ronaldo, tapi problema terbesar kemungkinan besar berasal dari striker inti.

Sekadar mengandalkan Karim Benzema saja tampaknya masih enggak cukup bakal Los Blancos. Lebih-lebih kinerja pemain berkewarganegaraan Prancis tersebut terlihat terjun bebas selama tahun-tahun terakhir ini.

Ada laporan bila Madrid lagi mengincar suksesor Benzema. Tetapi, mereka tidak mempunyai banyak periode lagi buat mewujudkan hal itu.

Berikut 5 superstar yang boleh didatangkan Real Madrid sebagai suksesor Karim Benzema seperti mana dilansir Liga Spanyol.

Rodrigo – Rodrigo ialah penggawa yang santer dikoneksikan dengan Real Madrid sejauh beberapa weekend terakhir. Hal ini lantaran Julen Lopetegui begitu terkesan dengan penggawa Valencia itu musim sebelumnya serta memanggilnya buat kesebelasan Spanyol di Piala Dunia 2018.

Pesepakbola menginjak umur 27 tahun tersebut menjalani turnamen yang begitu positif di La Liga pada musim sebelumnya dengan membuat 16 goal. Itu hasil terbanyaknya sejauh satu turnamen dalam sejauh karirnya bedasarkan data yang kami dapat dari blog prediksi bola malam ini.

Rodrigo mempunyai klausul pelepasan sebesar 107 juta pounds di dalam perjanjian kontraknya lalu Valencia mampu menegaskan enggak bakal melepaskan sang penggawa kecuali klasulnya dirilis. Madrid kemungkinan besar mesti berpikir dua kali bila berminat mengeluarkan klausul Rodrigo lantaran sang superstar masih enggak layak dihargai semahal tersebut.

Iago Aspas – Website Liga Italia mengatakan Aspas mampu menghidupkan karirnya sehabis kembali menuju ke Spanyol tahun 2014 dari Anfield Genk. Dirinya tampil sedikit konsisten yang berakibat membuat dirinya masuk dalam kesebelasan Spanyol di Piala Dunia tahun ini.

Pasca tampil di Sevilla, Aspas balik menuju ke Celta Vigo pada 2015 serta setelah itu membuat 55 skor dari 102 permainan di La Liga. Dia menorehkan 22 skor di liga pada musim sebelumnya.

Aspas pun tampil istimewa di Piala Dunia serta membuat skor saat menghadapi Maroko. Dan menurut livescore Inggris tarif Aspas enggak bakal semahal Rogrido tetapi dirinya bisa bertindak sebagai pemecahan jangka pendek di Santiago Bernabeu.

Anthony Martial – Martial enggak merahasiakan kemauannya untuk hengkang dari Manchester United pada bursa transfer pesepakbola pada musim panas ini. Meskipun sedikit berjaya pada musim nya yang ke 1 di Manchester United di bawah didikan Louis van Gaal, Martial saat ini diacuhkan Jose Mourinho.

Minimnya kans bermain menjadikan Martial kehilangan pos di kesebelasan nasional Prancis. Oleh lantaran itu, Menurut jurnalis berita bola yang juga kerap meliput berita MotoGP terupdate Martial enggak diperbolehkan terus-terusan melintang di kursi pemain cadangan bila kepingin kembali bermain untuk Les Bleus.

Martial kemungkinan besar menghabiskan kebanyakan masanya di Liga Premier Inggris dengan bertanding sebagai pemain yang beroperasi di posisi sayap kiri. Tetapi, dirinya mempunyai talenta untuk bertindak sebagai striker papan atas.

Timo Werner – Dan masih dari laporan livescore pertandingan bola yang sama mengatakan, Werner ialah satu di antara sejumlah bomber muda yang mampu mencuri perhatian. Dirinya mampu menjalani 2 kompetisi yang gemilang di Bundesliga lalu memainkan tugas krusial dalam menghantarkan RB Leipzig mendapat keberhasilan beberapa saat ini.

Werner pada waktu ini baru menginjak umur 22 tahun. Dengan talenta yang ia punya, Werner mampu jadi penyerang papan atas seiring berjalannya waktu.

Pesepakbola Jerman tersebut bisa jadi butuh periode penyesuaian dengan gaya aksi Los Blancos. Meski begitu, Werner bakalan dijadikan sebagai rekrutan yang positif untuk kesebelasan didikan Julen Lopetegui.

Mauro Icardi – Icardi ialah salah satu penyerang paling hebat di Serie A masa ini. Penyerang Argentina tersebut sempat dikoneksikan dengan Los Blancos sejauh 2-3 tahun beberapa saat ini.

Dari catatan yang kami himpun di prediksi bola, Icardi berhasil membuat 100 skor di Serie A sekadar dalam 160 pertandingan. Berserta kualitas pesepakbola yang dipunyai Madrid, Icardi kemungkinan mampu tampil sedikit lebih buas lagi di depan gawang.

Inter Milan pasti tidak kepingin melepas penyerang andalannya ini dengan tarif murah. Madrid kemungkinan besar wajib menyiapkan sedikit lebih dari 100 juta pounds buat menerima servis Icardi.

5 Pemenang Golden Boy Paling Akhir, Di Mana Mereka Kini?

5 Pemenang Golden Boy Paling Akhir, Di Mana Mereka Kini?

Gelar Golden Boy diberi tiap-tiap tahun pada pemain paling baik di Eropa di bawah umur 21 tahun. Penerima gelar itu terus digadang-gadang akan menjadi pemain besar.

Memperoleh label menjadi bintang muda paling baik di Eropa tentu bakal menghadirkan tekanan yang amat besar. Ada yang mampu makin bersinar usai menjadi juara tapi ada jua yang malah meredup.

Siapa saja juara Golden Boy di dalam 5 tahun terbaru? Bagaimana nasib mereka kini? Berikut ini rangkumannya menurut Sportskeeda yang kami lansir dari livescore Liga Italia.

Paul Pogba – Paul Pogba kini memperkuat Manchester United. Tapi, ia pernah jadi anak kesayangan sepak bola Italia bareng Juventus. Malahan ia mampu menjadi juara gelar Golden Boy di tahun 2013.

Usai itu, Pogba kembali menuju Manchester United dengan menghancurkan rekor kepindahan pemain dunia. Kini berumur 25 tahun, Pogba baru memperlihatkan sekilas kualitasnya di Old Trafford walau dianggap menjadi gelandang level dunia. Ia belum jadi gelandang paling baik di dunia, juga itulah yang diinginkan dari sang bintang.

Meski menghantarkan Prancis meraih gelar Piala Dunia di 2018, performa Pogba di tingkat klub sepanjang ini tetap sangat mengenaskan.

Raheem Sterling – Usai jadi pujaan di Anfield, Raheem Sterling mengambil keputusan pergi dari Liverpool dengan merapat ke Manchester City. Seperti yang sudah dapat kita baca bersama di Liga Inggris, Sterling meraih gelar Golden Boy di Liverpool serta membantu tim finis di peringkat kedua pada kampanye musim 2013-14.

Sterling kini tampil di Etihad Stadium. Walau awalnya memperoleh kritik sebab performa buruknya, Sterling meningkat pesat di bawah bimbingan Josep Guardiola. Dia menyarangkan 18 goal di Liga Inggris pada kampanye 2017-18 dan menghantarkan City memenangkan trofi.

Sejak kala itu Sterling bertindak sebagai bintang utama Guardiola di City serta membangun kombinasi yang berbahaya di lini yang beroperasi di sektor sayap bersama Leroy Sane. Kehadiran Riyad Mahrez bakal membikin Sterling memperoleh saingan sulit di tim kunci.

Anthony Martial – Anthony Martial merupakan satu dari sekian banyak bintang yang masih tidak mampu memenuhi bakatnya. Ia main amat menjanjikan di AS Monaco dengan menyarangkan sebelas goal dalam 49 pertandingan sepanjang dua kampanye.

Pada musim 2015, Man united mendaratkan Martial dengan status remaja paling mahal di dunia. Ia melakoni awal yang baik di sana dengan menyarangkan gol vs Liverpool pada pertandingan debutnya di Liga Inggris. Usai tampil gemilang, diberitakan oleh livescore Liga Jerman Martial sukses meraih gelar Golden Boy.

Tapi, kehadiran Jose Mourinho jadi berita negatif buat Martial. Pesepakbola Prancis itu tidak banyak mendapat peluang berlaga di bawah bimbingan Mourinho dan dipaksa menghabiskan sejumlah waktunya di kursi pemain pengganti.

Renato Sanches – 2016 merupakan tahun yang mengesankan untuk Renato Sanches. Dia cemerlang bareng Benfica dan menghantarkan Portugal meraih piala Euro. Hingga dunia mendapat kabar yang mengejutkan dari berita bola terkini yang menyatakan hal tersebut membuatnya mendapat kesempatan gabung Bayern Munchen dengan harga tidak murah.

Sanchez kenyataannya mengalami kesusahan di Bayern walau meraih penghargaan Golden Boy. Penampilannya tak memuaskan hingga setingkat lebih sering menyelesaikan masanya di kursi pemain pengganti.

Bayern pernah meminjamkan Sanches ke Swansea City namun ia memperlihatkan kemampuannya di sana. Sanches kini telah kembali menuju Bayern serta berharap dapat memberikan dampak yang signifikan di bawah juru tak-tik baru Niko Kovac.

Kylian Mbappe – Mbappe meraih trofi Golden Boy pada 2017 lalu karirnya makin gemilang sehabis itu. Dari berita yang kami baca di livescore pertandingan bola mengatakan, Mbappe main hebat bareng AS Monaco pada kampanye musim 2016/17 dengan menghantarkan tim meraih piala Ligue 1.

Mbappe lalu gabung dengan tim Prancis PSG dengan harga 180 juta €. Hal ini membuat Mbappe menjadi pemain paling mahal kedua usai rekan seklubnya Neymar.

Usai meraih trofi Golden Boy, Mbappe mengantar PSG meraih treble dalam negeri pada kampanye musim 2017/18. Di samping itu, Mbappe jua ditunjuk sebagai wonderkid paling baik di Piala Dunia usai membawa negaranya mengangkat trofi di Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.